Kamis, 14 Januari 2021
Kamis, 24 Desember 2020
Rindu
2016 hingga kini, rasanya masih sama. Tak ada yang berubah, mungkin yang berubah hanya hubungan kita. Rasa yang ku punya untuk mu masih sama. Tak pernah berkurang sedikit pun, bahkan bisa ku katakan bahwa ia semakin bertambah. Apalagi setiap kali aku mengingatmu. Mengingat bagaimana cara mu memperlakukan ku dengan begitu baik.
Jika Tuhan memberikan aku pilihan, aku hanya ingin kamu kembali seperti dulu, lupa akan perkataan yang pernah aku katakan. Lalu, bersama hingga hubungan diketahui oleh semesta dan negara.
Terkadang aku ingin menjadi orang yang egois, memilikimu, berdo'a agar berjodoh dengan mu walaupun aku tau kau sudah mempunyai kekasih. Tapi rasanya... Entahlah sulit untuk dijelaskan. Aku tidak terlalu cemburu, hanya saja aku iri. Iri mengapa bukan aku yang bersama mu.
Sabtu, 18 Januari 2020
Jatuh
Jika aku terlalu tinggi mencintai mu, tolong ajari aku turun perlahan tanpa harus kau jatuhkan.
Abjad pertama
```Lagi rindu
Tanpa sadar ku mencari nama kontakmu yang berinisial abjad pertama```
_Sedang Mengetik_
Tiba-tiba aku sadar ternyata kamu sudah bahagia dengan dia.
Kamu
Buat kamu.
Bisa gak sih kalo nomor aku privasi aja? . Hehe
Sakit tau tiap kali liat kamu bahagia sama dia. Padahal kalo kamu sama aku juga belum tentu bahagia wkwk.
Segitu cemburunya aku sama dia yang bisa milikin kamu. Padahal aku yang beneran sayang wkwk.
Tapi inget satu hal, kalo nanti dia nyakitin kamu nengok aja ke belakang aku masih jalan di tempat nunggu kamu nengok jalan ke arah aku.
Tapi kayanya gak mungkin deh hehe.
Aku terlalu berharap sama kamu. Semoga Tuhan dengar semua do'aku.
Malam minggu
Gelisah banget malem ini.
Sebenernya hati sakit tiap kali liat story whatsapp kamu sama dia.
Ya, tapi mau gimana lagi.
Aku cuma bisa do'ain semoga jodoh kamu aku.
Maaf aku terlalu berharap.
Malu aku terang-terangan minta kamu sama Sang Pencipta.
Jumat, 28 Juni 2019
Terakhir mungkin?
Malam ini aku kembali menemukan sebuah fakta dan kabar bahwa dirinya membawa wanita untuk dikenalkan kepada orangtuanya🙃.
Aku cemburu? Tentu tidak. Mengapa? Entahlah rasaku semakin hari semakin biasa saja melihat kedekatan mereka. Aku percaya dan yakin bahwa dibalik semuanya Allah sedang menguji dan Allah yakin bahwa aku mampu., 😊
Tak usah khawatir, aku baik-baik saja. Hanya tak menyangka bisa secepat itu.
Kini aku yakin bahwa keputusanku memang lah benar. Aku sudah ikhlas dia dengan wanita lain.
Aku memang menyayanginya bahkan mungkin mencintainya tapi aku sadar cintaku saja tidak cukup untuk kita berdua. Dan kini aku mundur. Berbalok arah bukan karena benci dan tak ingin menemuimu. Hanya saja stiap kali melihatmu sama seperti melihat luka yang aku rasa.
Semoga bahagia. 😊